Suwarti, Dua Puluh Tahun Jual Jamu
Aroma
kencur tercium dari dapur berdinding kayu itu. Sesekali terdengar suara
batu uleg beradu dengan coek (alat penggiling). Didalam dapur tanpa
jendela itu, seorang wanita berjarik batik yang warnanya sudah memudar
sedang menghaluskan kencur dengan penggilingan batu. Tak sampai 2 menit,
kencur itu sudah halus. Kemudian dicampurkan kencur yang sudah halus
tadi dengan tepung beras, garam dan air panas. Dan menyaring kedalam
botol kaca yang sudah ada didalam bakul. Setelah selesai, diambilnya
bubuk kunyit dan dicampurkan dengan air panas dan sedikit garam.
Jadilah jamu kunir asem. Satu-satunya botol kaca kosong didalam bakul
itu pun terisi. Tas kresek plastik berisi jamu anak sehat, jamu kuat
lelaki, rumput fatimah dan jamu singset tak lupa di letakkan diatas
bakul.
Kamis, 11 Oktober 2012
Pak Wako Pernah Jadi Pelanggannya
Sofyan Yakop, Tukang Sol Sepatu
Seorang pria bertelanjang dada duduk seorang diri di gang sepi tepat dibelakang kantor Babinsa Nagoya. Sambil bersandar pada dinding kantor bercat hijau tua itu, tangannya menjahit sebuah alas sepatu fantofel pria. Sepatu hitam itu diletakkan diatas celana jeans yang robek pada bagian lututnya. Ajo begitu ia biasa dipanggil tampak begitu asyik. Konsentrasinya tak terganggu dengan keramaian pengunjung toko-toko tas branded di sepanjang jalan Nagoya.
Seorang pria bertelanjang dada duduk seorang diri di gang sepi tepat dibelakang kantor Babinsa Nagoya. Sambil bersandar pada dinding kantor bercat hijau tua itu, tangannya menjahit sebuah alas sepatu fantofel pria. Sepatu hitam itu diletakkan diatas celana jeans yang robek pada bagian lututnya. Ajo begitu ia biasa dipanggil tampak begitu asyik. Konsentrasinya tak terganggu dengan keramaian pengunjung toko-toko tas branded di sepanjang jalan Nagoya.
Buat Kebun Karang di Pulau Sarang
Kesukaannya pada alam, membuat Ramses menekuni dunia menyelam.
Disini juga ia bisa melihat keagungan ciptaan Allah dan bisa ikut
menyelamatkan terumbu karang.
Rabu, 10 Oktober 2012
Saingannya Atlit Umur 30an
Jamilah Conny Fransiska
Komplek perumahan Green Land pagi itu masih sepi. Hanya satu dua orang lalu lalang di perumahan yang ada di Batam Center ini. Semakin masuk ke dalam perumahan, tak terlihat lagi penghuni-penghuninya.
Komplek perumahan Green Land pagi itu masih sepi. Hanya satu dua orang lalu lalang di perumahan yang ada di Batam Center ini. Semakin masuk ke dalam perumahan, tak terlihat lagi penghuni-penghuninya.
Jadi Langganan Wakil Gubernur
Grup Musik Campur Sari 'Tersenyum'
Malam belum begitu larut, namun jalan-jalan di Bengkong Kartini sudah sepi. Tak satupun lagi warganya ada di luar rumah. Dari ujung jalan dekat jurang, sayup-sayup terdengar suara musik. Suara itu makin jelas terdengar dari balik rumah-rumah kapling yang tak beraturan arahnya itu. Tepat diteras sebuah rumah yang tak bercat itu, lima orang pria asyik memainkan alat musiknya. Sedangkan si wanitanya bernyanyi. Suara yang mereka timbulkan sepertinya menjadi lagu tidur bagi warga sekitar. Tak terlihat warga yang terjaga. Semua pintu tetap tertutup rapat.
Malam belum begitu larut, namun jalan-jalan di Bengkong Kartini sudah sepi. Tak satupun lagi warganya ada di luar rumah. Dari ujung jalan dekat jurang, sayup-sayup terdengar suara musik. Suara itu makin jelas terdengar dari balik rumah-rumah kapling yang tak beraturan arahnya itu. Tepat diteras sebuah rumah yang tak bercat itu, lima orang pria asyik memainkan alat musiknya. Sedangkan si wanitanya bernyanyi. Suara yang mereka timbulkan sepertinya menjadi lagu tidur bagi warga sekitar. Tak terlihat warga yang terjaga. Semua pintu tetap tertutup rapat.
Bantu Tuntaskan Kuliah Habibie
Sri Rejeki Chasanah Soedarsono
Usia sudah 74 tahun. Tapi semangat 24 tahun. Itulah Sri Soedarsono, adik kandung, BJ Habibie, Presiden RI ke 3.
Usia sudah 74 tahun. Tapi semangat 24 tahun. Itulah Sri Soedarsono, adik kandung, BJ Habibie, Presiden RI ke 3.
Senin, 04 Juni 2012
Menyusuri Jejak Anak-anak Korban Tsunami Nias dan Mentawai di Batam
Mengejar Cita-cita di Pulau Kalajengking
Derita itu masih masih membekas sampai sekarang. Anak-anak korban tsunami yang ada di Batam akhirnya bisa sekolah. Kini hanya beberapa langkah saja untuk mengejar cita-cita di pulau Kalajeng ini.
Derita itu masih masih membekas sampai sekarang. Anak-anak korban tsunami yang ada di Batam akhirnya bisa sekolah. Kini hanya beberapa langkah saja untuk mengejar cita-cita di pulau Kalajeng ini.
Langganan:
Postingan (Atom)

