Rekaveny Soerya Respationo, ketua LKKS Kepri
Meningkatnya jumlah penderita cacat di Kepri membuat Rekaveny bersama
LKKS perlu menggali ilmu hingga ke India demi memandirikan anak-anak
cacat.
Rabu, 02 Januari 2013
Merasakan Romantisnya Taj Mahal
Ke Agra dan Jaipur India
Walau siang itu pukul 14.00 WIB, namun sinar matahari di Agra, India tidak begitu terik. Taj Mahal pun terlihat berwarna putih bersih. Aura romantispun langsung terasa ketika memasuki bangunan berumur 350 tahun ini. Maklum saja bangunan bergaya arsitektur Islam-Hindu ini dibuat atas nama cinta. Alkisah, ada seorang Kaisar beragama Islam bernama Mughal Shah Jahan, ia membuatkan sebuah makam untuk istri tercintanya. Makam terindah dan tidak ada didunia manapun ini adalah permintaan Arjumand Banu Begum, atau yang dikenal dengan Mumtaz - ul- Zamani atau Mumtaz Mahal. Wanita asal Persia ini wafat pada tahun 1631 sewaktu melahirkan Gauhara Begum, seorang putri anak ke-14 Shah Jahan.
Walau siang itu pukul 14.00 WIB, namun sinar matahari di Agra, India tidak begitu terik. Taj Mahal pun terlihat berwarna putih bersih. Aura romantispun langsung terasa ketika memasuki bangunan berumur 350 tahun ini. Maklum saja bangunan bergaya arsitektur Islam-Hindu ini dibuat atas nama cinta. Alkisah, ada seorang Kaisar beragama Islam bernama Mughal Shah Jahan, ia membuatkan sebuah makam untuk istri tercintanya. Makam terindah dan tidak ada didunia manapun ini adalah permintaan Arjumand Banu Begum, atau yang dikenal dengan Mumtaz - ul- Zamani atau Mumtaz Mahal. Wanita asal Persia ini wafat pada tahun 1631 sewaktu melahirkan Gauhara Begum, seorang putri anak ke-14 Shah Jahan.
Semuanya Berwajah Beda
Vihara 1000 Patung di Tanjungpinang
Mendengar di Tanjungpinang ada vihara 1000 patung, sudah membuat saya penasaran. Tadinya, sore itu juga saya ingin langsung menuju vihara yang bernama Ksitigarbha Bodhisattva, tempat 1000 patung itu berada. Untung saja, seorang teman SMA di Tanjungpinang yang juga sering berkunjung ketempat itu memberitahukan bahwa vihara yang ada di km 14 (batu 14 sebutan km) itu sudah tutup pukul 16.00 WIB.
Mendengar di Tanjungpinang ada vihara 1000 patung, sudah membuat saya penasaran. Tadinya, sore itu juga saya ingin langsung menuju vihara yang bernama Ksitigarbha Bodhisattva, tempat 1000 patung itu berada. Untung saja, seorang teman SMA di Tanjungpinang yang juga sering berkunjung ketempat itu memberitahukan bahwa vihara yang ada di km 14 (batu 14 sebutan km) itu sudah tutup pukul 16.00 WIB.
Dulu Wartawan, Kini Keliling Daerah Ajarkan Budi Pekerti
Budi 'Liong Bun Fung' Tamtomo
Kerisauannya pada prilaku generasi muda yang suka tawuran, narkoba, seks bebas juga tak tahu sopan santun membuat Budi tertantang menyebarkan ajaran budi pekerti dari kitab klasik Cina.
Kerisauannya pada prilaku generasi muda yang suka tawuran, narkoba, seks bebas juga tak tahu sopan santun membuat Budi tertantang menyebarkan ajaran budi pekerti dari kitab klasik Cina.
Keliling Antarkan Smoothie untuk Penderita Kanker
Riginoto Wijaya, ketua Cancer Information and Support Center (CISC)
Langit diluar masih gelap. Jalan di perumahan Taman Kota Baloi pun masih lenggang. Penghuninya kebanyakan masih terlelap tidur. Tapi tidak di rumah no 9 di blok A4 perumahan Taman Kota Baloi ini. Suara blender sudah terdengar nyaring dari dapur rumah bercat putih itu. Lili, si pemilik rumah itu sibuk memotong mangga dan nanas sambil menunggu smoothie yang ada di blender menjadi lembut. Tak sampai dua menit, smoothie berwarna merah jambu itu halus. Lalu dituanginya ke dalam gelas-gelas plastik yang sudah ditata Riginoto Wijaya, suaminya. Setelah semua gelas penuh, dengan cekatan, pria yang rambutnya sudah banyak beruban ini menutup satu persatu gelas itu dan memasukkan kedalam kotak plastik. "Hari ini tidak terlalu banyak, hanya 20 gelas, kalau besok banyak ya pesan. Ada dua puluh lima orang,''kata Lili sambil menunjukkan catatan nama-nama pemesan Smoothie, di rumahnya, Kamis (13/12).
Langit diluar masih gelap. Jalan di perumahan Taman Kota Baloi pun masih lenggang. Penghuninya kebanyakan masih terlelap tidur. Tapi tidak di rumah no 9 di blok A4 perumahan Taman Kota Baloi ini. Suara blender sudah terdengar nyaring dari dapur rumah bercat putih itu. Lili, si pemilik rumah itu sibuk memotong mangga dan nanas sambil menunggu smoothie yang ada di blender menjadi lembut. Tak sampai dua menit, smoothie berwarna merah jambu itu halus. Lalu dituanginya ke dalam gelas-gelas plastik yang sudah ditata Riginoto Wijaya, suaminya. Setelah semua gelas penuh, dengan cekatan, pria yang rambutnya sudah banyak beruban ini menutup satu persatu gelas itu dan memasukkan kedalam kotak plastik. "Hari ini tidak terlalu banyak, hanya 20 gelas, kalau besok banyak ya pesan. Ada dua puluh lima orang,''kata Lili sambil menunjukkan catatan nama-nama pemesan Smoothie, di rumahnya, Kamis (13/12).
Pekerjaan Paling Mulia
Sulastri, Kepala Perawat RSOB
Dingin pagi masih terasa. Namun Sulastri sudah harus berangkat dari rumahnya di komp. Kartini 1, no.9 Sei.Harapan, Sekupang. Setelah mengerjakan tugas-tugas di rumah dan mengurus kebutuhan Ario, putra bungsunya. Ia harus segera sampai di RSOB, tempatnya mengabdi 24 tahun sebagai perawat.
Dingin pagi masih terasa. Namun Sulastri sudah harus berangkat dari rumahnya di komp. Kartini 1, no.9 Sei.Harapan, Sekupang. Setelah mengerjakan tugas-tugas di rumah dan mengurus kebutuhan Ario, putra bungsunya. Ia harus segera sampai di RSOB, tempatnya mengabdi 24 tahun sebagai perawat.
Dituntut Bisa Padam Api juga Penyelamatan
Petugas-petugas Pemadam Kebakaran
Dari luar kantor Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) di Jl. Jenderal Ahmad Yani tampak lengang. Yang terlihat hanya mobil-mobil pemadam kebakaran yang terparkir rapi di dalam gedung. Tapi semakin kedalam kantor bercat putih merah itu, terlihat aktivitas beberapa petugas PBK berseragam biru dongker. . Dan sebagian lagi asyik berdiskusi satu dengan lainnya.
Dari luar kantor Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) di Jl. Jenderal Ahmad Yani tampak lengang. Yang terlihat hanya mobil-mobil pemadam kebakaran yang terparkir rapi di dalam gedung. Tapi semakin kedalam kantor bercat putih merah itu, terlihat aktivitas beberapa petugas PBK berseragam biru dongker. . Dan sebagian lagi asyik berdiskusi satu dengan lainnya.
Langganan:
Postingan (Atom)


